<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blog Mama &#187; penyakit pneumokokus</title>
	<atom:link href="http://www.ayahbunda.net/tag/penyakit-pneumokokus/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.ayahbunda.net</link>
	<description>Berbagi Cerita Seputar Kehamilan, Mengurus Bayi, Kesehatan Anak dan Tumbuh Kembangnya.</description>
	<lastBuildDate>Thu, 20 Jan 2011 21:09:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Penyakit Pneumokokus atau IPD</title>
		<link>http://www.ayahbunda.net/penyakit-pneumokokus-atau-ipd/</link>
		<comments>http://www.ayahbunda.net/penyakit-pneumokokus-atau-ipd/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 16 Aug 2009 23:16:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>laksmi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Penyakit pada bayi]]></category>
		<category><![CDATA[IPD]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit pneumokokus]]></category>
		<category><![CDATA[vaksin pneumokokus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ayahbunda.net/?p=70</guid>
		<description><![CDATA[Bulan lalu waktu imunisasi anak saya yang kedua dokter mengatakan ada vaksin baru yang mungkin anak saya yang pertama belum dapatkan yaitu vaksin pneumokokus. Lalu saya cari tahu apa sebenarnya Pneumokokus / IPD (Invasive Pneumococcal Disease) itu?
Apakah IPD?
IPD adalah merupakan sekelompok penyakit yang terdiri dari:

Radang Paru-paru (Pneumonia)
Radang selaput otak      (meningitis)
Infeksi darah (Bakterimia)
Sepsis (kelanjutan infeksi      darah yang dapat mengakibatkan syok dan kegagalan fungsi organ tubuh.

Penyakit-penyakit ini dapat menyebabkan kematian.
Apakah Penyebab IPD?
IPD disebabkan oleh bakteri Streptococcus pneumoniae (Pneumokokus) yang menyebabkan kematian utama ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bulan lalu waktu imunisasi anak saya yang kedua dokter mengatakan ada vaksin baru yang mungkin anak saya yang pertama belum dapatkan yaitu vaksin pneumokokus. Lalu saya cari tahu apa sebenarnya Pneumokokus / IPD (<em>Invasive Pneumococcal Disease</em>) itu?</p>
<p><strong>Apakah IPD?</strong></p>
<p>IPD adalah merupakan sekelompok penyakit yang terdiri dari:</p>
<ul>
<li>Radang Paru-paru (Pneumonia)</li>
<li>Radang selaput otak      (meningitis)</li>
<li>Infeksi darah (Bakterimia)</li>
<li>Sepsis (kelanjutan infeksi      darah yang dapat mengakibatkan syok dan kegagalan fungsi organ tubuh.</li>
</ul>
<p>Penyakit-penyakit ini dapat menyebabkan kematian.</p>
<p><strong>Apakah Penyebab IPD?</strong></p>
<p>IPD disebabkan oleh bakteri <em>Streptococcus pneumoniae</em> (Pneumokokus) yang menyebabkan kematian utama satu juta bayi dan balita setiap tahunnya di seluruh dunia. IPD terbanyak menyerang bayi dan anak-anak dibawah usia 2 tahun.</p>
<p><strong>Gejala-gejala IPD</strong></p>
<ol>
<li>Radang Paru (Pneumonia) –      demam tinggi, nyeri dada saat bernafas, batuk berdahak, denyut nadi cepat,      lemah, lemas dan sesak nafas. Kadang-kadang disertai mual, muntah dan      nyeri kepala. Pada bayi biasanya ditandai dengan rewel dan kurang nafsu      makan.</li>
<li>Radang selaput otak      (meningitis) – demam tinggi, kejang, gelisah, lesu, muntah, nyeri kepala,      gangguan kesadaran hingga koma.</li>
<li>Infeksi darah (bakterimia) –      gejalanya akan lebih berat karena merupakan komplikasi dari pneumonia dan      dapat mengakibatkan meningitis.</li>
<li>Sepsis – dapat mengakibatkan      syok septic, kegagalan fungsi organ tubuh dan kematian.</li>
</ol>
<p><strong>Apakah IPD dapat diobati?</strong></p>
<p>IPD dapat diobati dengan pemberian antibiotika dosis tinggi, tetapi saat ini banyak bakteri <em>S. pneumoniae</em> yang sudah kebal terhadap beberapa antibiotika, sehingga semakin mempersulit pengobatannya. Walaupun bisa sembuh tapi dapat menimbulkan dampak seperti kelumpuhan dan kehilangan pendengaran.</p>
<p><strong>Apa akibat Meningitis yang ditimbulkan oleh IPD?</strong></p>
<p>Meningitis pneumokokus dapat menyebabkan kematian dan kecacatan yang permanent berupa:</p>
<ul>
<li>Ketulian</li>
<li>Retardasi mental</li>
<li>Kemunduran inteligensi</li>
<li>Kelumpuhan</li>
<li>Gangguan syaraf</li>
</ul>
<p><strong>Siapa saja yang dapat terserang?</strong></p>
<p>IPD sebenarnya dapat menyerang siapa saja dan dimana saja karena bakteri pneumokokus secara normal berada di dalam rongga hidung dan tenggorokan. Dapat menjadi ganas pada kelompok umur yang rentan yaitu bayi dan anak-anak dibawah usia 2 tahun.</p>
<p><strong>Bagaimana Penularannya?</strong></p>
<p>Penularannya melalui percikan ludah, ketika orang yang sudah terinfeksi kuman <em>S. pneumoniae </em>itu batuk, bersin ataupun berbicara.</p>
<p><strong>Bagaimana melindungi bayi dari IPD?</strong></p>
<p>Caranya dengan memberikan vaksin pneumokokus dimulai pada usia 2 bulan.</p>
<p><strong>Apakah vaksin ini aman?</strong></p>
<p>Reaksi umum yang ditimbulkan oleh vaksin pneumokokus sama seperti semua jenis vaksin. Pada studi klinis, reaksi umum dari vaksinasi yang paling banyak dilaporkan adalah demam ringan, rewel dan kemerahan (rash) pada kulit.</p>
<img src="http://www.ayahbunda.net/?ak_action=api_record_view&id=70&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ayahbunda.net/penyakit-pneumokokus-atau-ipd/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

