<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blog Mama &#187; makanan pertama bayi</title>
	<atom:link href="http://www.ayahbunda.net/tag/makanan-pertama-bayi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.ayahbunda.net</link>
	<description>Berbagi Cerita Seputar Kehamilan, Mengurus Bayi, Kesehatan Anak dan Tumbuh Kembangnya.</description>
	<lastBuildDate>Thu, 28 Jan 2010 07:20:06 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Makanan Pertama</title>
		<link>http://www.ayahbunda.net/makanan-pertama/</link>
		<comments>http://www.ayahbunda.net/makanan-pertama/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Mar 2009 06:08:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>laksmi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Nutrisi]]></category>
		<category><![CDATA[makanan bayi]]></category>
		<category><![CDATA[makanan pertama bayi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ayahbunda.net/?p=61</guid>
		<description><![CDATA[

Beberapa waktu yang lalu ada yang menanyakan tentang makanan apa yang baik buat bayi untuk pertama kali.  Saya rasa ini perlu juga di sharing buat pembaca blog ini yang punya pertanyaan yang sama. 

 
Sebelum kita bicara jenis makanannya, kita perlu tahu juga bahwa waktu pemberian yang tepat yang dianjurkan para dokter adalah usia bayi 6 bulan tapi pada saat 5 bulan sudah boleh diperkenalkan makanan padat sedikit sebagai tambahan asi atau susu formula. Kadang ada ibu yang sudah memberikan bayinya bubur atau pisang yang dihancurkan pada usia 3-4 bulan. Pada ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: left;">
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: center;" align="center"><strong style="mso-bidi-font-weight: normal;"><span style="font-family: Verdana;"></span></strong></p>
<p><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">Beberapa waktu yang lalu ada yang menanyakan tentang makanan apa yang baik buat bayi untuk pertama kali.<span style="mso-spacerun: yes;">  </span>Saya rasa ini perlu juga di sharing buat pembaca blog ini yang punya pertanyaan yang sama. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">Sebelum kita bicara jenis makanannya, kita perlu tahu juga bahwa waktu pemberian yang tepat yang dianjurkan para dokter adalah usia bayi 6 bulan tapi pada saat 5 bulan sudah boleh diperkenalkan makanan padat sedikit sebagai tambahan asi atau susu formula. Kadang ada ibu yang sudah memberikan bayinya bubur atau pisang yang dihancurkan pada usia 3-4 bulan. Pada beberapa bayi bisa menimbulkan diare atau gangguan pencernaan lainnya. Tapi beberapa bayi tampak baik-baik saja, ini mungkin saja terjadi tetapi perlu kita ketahui bahwa organ pencernaan bayi juga sedang bertumbuh dan belum cukup matang untuk menerima makanan padat pada usia tersebut. Hal ini akan membuat organ pencernaan bayi bekerja lebih keras. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">Banyak ibu yang khawatir bahwa asi atau susu saja tidak cukup, tetapi percayalah bahwa sampai usia 6 bulan bayi cukup diberi asi saja, karena para dokter juga sudah didukung dengan hasil penelitian. Bayi anda tidak akan kelaparan karena tidak diberi makanan padat, tentu saja dengan catatan berikan asi pada bayi sepuasnya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">Menurut beberapa sumber yang saya baca makanan yang baik untuk diperkenalkan pertama kali adalah bubur nasi putih, usahakan disaring supaya tidak terlalu padat lalu campurkan dengan asi atau susu formula. Kenapa dipilih bahan beras/nasi? Karena bubur nasi lebih mudah dicerna dan sangat jarang menimbulkan reaksi alergi. Lalu penambahan susu, itu karena secara teori bayi akan lebih mudah menerima sesuatu yang sudah ia kenal. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">Sampai usia 6 – 7 bulan makanan harus diusahakan tetap lembut, kemudian menjadi lebih kental/padat setelah bayi makin bertambah usianya. Jangan memasukkan gula dan garam ke dalam makanan bayi karena pada umur ini bayi tidak terlalu peka terhadap rasa.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">Usahakan untuk tidak memberi makanan yang manis dulu, karena takutnya nanti dia terbiasa dengan sesuatu yang manis lalu tidak mau menerima yang lain.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">Menurut teori pemberian sayuran adalah yang terbaik karena selain bergizi, berserat dan tidak manis. Tetapi rasanya yang khas dan kuat membuat bayi tidak terlalu suka. Sayuran kuning seperti wortel dan ubi bisa sebagai campuran, selain lebih bergizi, biasanya lebih mudah diterima daripada sayuran hijau.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">Beberapa tips untuk pemberian makanan pertama:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.25in; text-indent: -0.25in; mso-list: l0 level1 lfo1; tab-stops: list .25in;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana; mso-fareast-font-family: Verdana; mso-bidi-font-family: Verdana;"><span style="mso-list: Ignore;">1.<span style="font: 7pt &quot;Times New Roman&quot;;">      </span></span></span><strong style="mso-bidi-font-weight: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">Berikanlah pada Waktu yang Tepat</span></strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">. Bila anda memberi asi, maka berikan makan waktu cadangan asi anda agak sedikit, biasanya sore hari. Dan jangan berikan makan setelah minum asi atau saat bay masih kelihatan kenyang.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.25in; text-indent: -0.25in; mso-list: l0 level1 lfo1; tab-stops: list .25in;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana; mso-fareast-font-family: Verdana; mso-bidi-font-family: Verdana;"><span style="mso-list: Ignore;">2.<span style="font: 7pt &quot;Times New Roman&quot;;">      </span></span></span><strong style="mso-bidi-font-weight: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">Suasana yang Tepat</span></strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">. Misalnya anda sudah siapkan semuanya pada jam 4 sore lalu bayi anda rewel entah karena capek atau ngantuk sebaiknya ditunda dulu. Cari suasana yang lebih baik waktu bayi sedang segar dan ceria.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.25in; text-indent: -0.25in; mso-list: l0 level1 lfo1; tab-stops: list .25in;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana; mso-fareast-font-family: Verdana; mso-bidi-font-family: Verdana;"><span style="mso-list: Ignore;">3.<span style="font: 7pt &quot;Times New Roman&quot;;">      </span></span></span><strong style="mso-bidi-font-weight: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">Bersiaplah untuk waktu makan yang lama</span></strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">. Jangan memberi makan waktu anda sedang sibuk atau terburu-buru, karena proses pengenalan ini bisa memakan waktu yang lumayan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.25in; text-indent: -0.25in; mso-list: l0 level1 lfo1; tab-stops: list .25in;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana; mso-fareast-font-family: Verdana; mso-bidi-font-family: Verdana;"><span style="mso-list: Ignore;">4.<span style="font: 7pt &quot;Times New Roman&quot;;">      </span></span></span><strong style="mso-bidi-font-weight: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">Persiapkan tempatnya. </span></strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">Siapkan kursi yang sudah dia kenal atau kereta bayi juga boleh. Pakaikan sabuk pengaman demi keamanan bayi dan juga membuat pikiran anda tenang. Pakaikan pelindung baju untuk bayi supaya makanan tidak mengotori bajunya. Pilihlah sendok yang berlekuk dan pinggirnya lembut sehingga aman buat gusi bayi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.25in; text-indent: -0.25in; mso-list: l0 level1 lfo1; tab-stops: list .25in;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana; mso-fareast-font-family: Verdana; mso-bidi-font-family: Verdana;"><span style="mso-list: Ignore;">5.<span style="font: 7pt &quot;Times New Roman&quot;;">      </span></span></span><strong style="mso-bidi-font-weight: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">Mulailah dengan perlahan. </span></strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">Reaksi setiap bayi mungkin berbeda. Pertama anda mungkin hanya perlu menyisipkan makanan dibibirnya, jika dia suka pasti dia akan membuka mulutnya dan meminta lebih banyak.<strong style="mso-bidi-font-weight: normal;"></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.25in; text-indent: -0.25in; mso-list: l0 level1 lfo1; tab-stops: list .25in;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana; mso-fareast-font-family: Verdana; mso-bidi-font-family: Verdana;"><span style="mso-list: Ignore;">6.<span style="font: 7pt &quot;Times New Roman&quot;;">      </span></span></span><strong style="mso-bidi-font-weight: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">Tahu kapan harus berhenti. </span></strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">Jika bayi anda sudah kehilangan minat sebaiknya jangan dilanjutkan lagi. Tandanya bisa berupa rewel, kepalanya dipalingkan, mulutnya ditutup atau makanan dikeluarkan lagi.<strong style="mso-bidi-font-weight: normal;"></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.25in; text-indent: -0.25in; mso-list: l0 level1 lfo1; tab-stops: list .25in;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana; mso-fareast-font-family: Verdana; mso-bidi-font-family: Verdana;"><span style="mso-list: Ignore;">7.<span style="font: 7pt &quot;Times New Roman&quot;;">      </span></span></span><strong style="mso-bidi-font-weight: normal;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">Siapkan Kamera. </span></strong><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">Anda tentu tidak ingin melewatkan bagaimana ekspresinya waktu menerima suapan pertama.<strong style="mso-bidi-font-weight: normal;"></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;"><span style="font-size: 10pt; font-family: Verdana;">Terakhir, jangan berikan madu buat si kecil. Bukan saja tidak mengandung kalori tetapi juga mengandung resiko kesehatan. Madu dapat mengandung spora dari <em style="mso-bidi-font-style: normal;">Klostridium botulinum</em>, yang dalam bentuk ini tidak berbahaya bagi orang dewasa tetapi dapat menyebabkan botulisme (disertai sembelit, kelemahan dalam menghisap susu, kurang nafsu makan dan kelemahan umum) pada bayi. Penyakit yang serius, meskipun jarang menjadi fatal, ini dapat menjurus ke pneumonia dan dehidrasi. Dokter menyarankan untuk menunggu sampai usia 1 tahun ke atas. Tetapi untuk madu yang terkandung dalam susu formula dikatakan cukup aman.</span></p>
<img src="http://www.ayahbunda.net/?ak_action=api_record_view&id=61&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ayahbunda.net/makanan-pertama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
