Home » Pra kehamilan

Sulit Hamil Saat Ingin Punya Anak?

30 September 2009 5 Comments

Saya sering mendengar banyak pasangan muda yang kesulitan mendapatkan momongan saat-saat sekarang ini. Penyebabnya mungkin bisa bermacam-macam, bisa karena faktor penyakit, kelainan fisiologis, mungkin juga karena aktivitas kerja yang padat dan makanan yang kurang baik dsb.

Tetapi ada juga yang memang menunda untuk mempunyai anak. Alasannya … ya jaman sekarang mungkin wanitanya sedang meniti karir ditempat bekerja atau suami belum punya rumah sendiri dan belum cukup uang untuk kehadiran seorang anak dan sebagainya. Lalu pilihannya adalah dengan memakai alat kontrasepsi misalnya pil KB, suntik antihamil, kondom dll.

Memang sih haknya setiap orang untuk menunda kehamilan, tapi kadang ini bisa menimbulkan masalah. Setelah melepas pemakaian kontrasepsi seperti pil KB atau KB suntik malah sulit untuk mendapatkan keturunan. Sang istri jadi sulit hamil dan ini masih menjadi misteri. Sejak tahun 1970-an para ahli infertilitas dari Barat mencoba untuk mengungkap misteri ini. Mereka melakukan penelitian pada kasus infertilitas yang tidak diketahui penyebabnya baik secara klinis maupun laboratoris.

Mereka juga meneliti apakah penggunaan alat kontrasepsi seperti pil KB and KB suntik (yang berisi hormon untuk mencegah pembuahan) serta IUD dalam jangka waktu tertentu menjadi penyebab meningkatnya antibodi antisperma.

Hasilnya, para ahli dalam penelitian tersebut mengungkapkan bahwa selama penggunaan alat kontrasepsi maka pembentukan antibodi terhadap sperma akan terus terbentuk. Bahkan semakin lama kadarnya semakin tinggi dan pertahanannya semakin kuat.

Diduga inilah biang keladinya si wanita menjadi sulit hamil. Jadi dengan kata lain ditubuh si wanita terlanjur timbul “kontrasepsi alami” atau terciptanya antibodi kuat yang menolak kehadiran sperma yang hendak membuahi sel telurnya.

Kalaupun sampai terjadi pembuahan, menurut para ahli itu, bisa jadi telah terbentuk efektor imun lebih dahsyat. Yang dimaksud dengan efektor imun adalah system imun seluler (yang dibawa oleh leukosit, makrofag, dll) yang mampu menimbulkan efek peradangan terhadap janin dan plasenta yang telah mulai berkembang dalah rahim sang ibu. Penolakan ini bisa menyebabkan keguguran.

Dalam kasus ini agar istri bisa hamil kembali, suami dianjurkan melaksanakan terapi kondom. Setelah kontrasepsi dihentikan, selama 6 – 8 bulan berikutnya pasangan mesti menggunakan kondom ketika melakukan hubungan intim. Diharapkan selama kurun waktu tersebut antibodi akan menurun, bahkan tidak ada lagi di daerah organ reproduksi sang istri. Sehingga ketika sudah tidak memakai kondom, sperma akan bermigrasi sampai ke saluran indung telur untuk bertemu dengan ovum tanpa halangan apapun. Tentu saja ini terjadi pada saat sang istri sedang pada masa subur.

Namun hasil penelitian soal antibodi antisperma ini sebagai biang keladi tadi masih diliputi pro dan kontra. Kalaupun penyebabnya masalah antibodi  yang meningkat, belum tentu gara-gara kontrasepsi itu saja, tapi mungkin juga karena dalam tubuh si wanita secara alami terbentuk antibodi anti sperma yang kuat.

Dalam hal ini kepada wanita yang bersangkutan biasanya cukup diberikan obat imunosupresi yang akan menekan pembentukan antibody terhadap sperma. Tidak perlu dengan terapi kondom. Tapi penggunaan obat imunosupresi ini pun masih banyak ditentang, sebab efek sampingnya, tubuh si wanita akan kekurangan antibodi. Sehingga akan lebih mudah terserang kuman atau virus sepertu rubella, campak dll. Yang nantinya justru membahayakan janin.

Untuk itu para dokter menyarankan untuk pasangan muda yang ingin menunda kehamilan sebaiknya menggunakan alat kontrasepsi kondom. ‘Sarung pelindung’  ini dianggap paling baik dan aman dari sudut imunologis. Ia akan mencegah terjadinya proses pembuahan sekaligus mencegah kontaknya antigen suami dengan sistem imun istri sehingga antibody pada tubuh istri tidak meningkat.

Kesimpulan:

Saya menulis ini tidak untuk menakuti para wanita untuk menggunakan kontrasepsi. Bagaimanapun juga masih ada sisi baiknya penggunaan kontrasepsi, hanya saja penggunaanya sebaiknya dengan pengawasan dan konsultasi dokter kandungan, jangan sekedar beli dan tanpa pengawasan yang nantinya bisa menimbulkan efek yang merugikan diri sendiri.

Untuk pasangan muda sebaiknya tidak menunda kehamilan, punya anak satu dulu, baru ikut KB.

Popularity: 4% [?]

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • email
  • StumbleUpon
  • Twitter
  • Yahoo! Bookmarks

Random Posts

5 Comments »

  • tiwuk said:

    Aku pernah mengalami kesulitan mempunyai anak walaupun memang tidak lama. Setelah menikah aku sempat kosong selama 6 bulan pada bulan ketujuh setelah terapi jamu dan pijat refleksi aku dinyatakan positif tetapi sayangnya aku keguguran ketika berumur 2 bulan. Alhamdulillah aku hamil lagi 2 bulan setelah keguguran. Setelah melahirkan aku sengaja tidak memakai KB tujuanku biar cepat hamil lagi tapi baru setelah anakku berumur 3 tahun Tuhan baru memberiku kehamilan baru, yang aku percaya sekarang kita berencana dan berusaha Tuhan yang menentukan

  • Khan, My Name is Khan said:

    Penelitiannya bagus neh, soale aku sekarang juga lagi susah neh, habis lahiran anak pertama langsung pake IUD, setelah 4 tahun dilepas, sampai 10 bulan ini belum hamil lagi.

  • dina marlessa said:

    boleh gak tanya disini. klo puting payudara kelihatan mbesarr trus pori2 dsktr payudara agak nimbul2 gitu.. n srg sakit pd bgian bwh perut..trutama pada bagian bawah kanan perut agk nyeri2 gitu. ap itu tnd2 kehamilan ya. tp tgl haid aq blum lwt kog?

  • laksmi (author) said:

    @Marlessa, mungkin itu tanda mau datang haid. coba tunggu saja dulu sampai lewat tanggalnya.

  • Listda said:

    Kalo kondom paling bagus kenapa udah hampir 2 th ni kok aku gak hamil-hamil lagi ya…Dulu habis menikah langsung hamil gak pake lama. Anakku dah berumur 4 tahun pingin punya lagi belum di kasih atau bs ada yg bantu gak gmn caranya. Aku dah ke dokter, pijet tp blm ada hasilnya nih..

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

This site uses KeywordLuv. Enter YourName@YourKeywords in the Name field to take advantage.

Comments links could be nofollow free.