<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blog Mama &#187; My life</title>
	<atom:link href="http://www.ayahbunda.net/category/my-life/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.ayahbunda.net</link>
	<description>Berbagi Cerita Seputar Kehamilan, Mengurus Bayi, Kesehatan Anak dan Tumbuh Kembangnya.</description>
	<lastBuildDate>Thu, 28 Jan 2010 07:20:06 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Pindah Rumah</title>
		<link>http://www.ayahbunda.net/pindah-rumah/</link>
		<comments>http://www.ayahbunda.net/pindah-rumah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 Nov 2008 08:10:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>laksmi</dc:creator>
				<category><![CDATA[My life]]></category>
		<category><![CDATA[pindah rumah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ayahbunda.net/?p=57</guid>
		<description><![CDATA[Baru aja pindah rumah, lumayan udah tiga minggu tinggal di rumah yang baru ini. Tadinya tinggal sama ortu di Ubud, sekarang di Balangan kalo yang belom tau deket daerah Jimbaran. Jadi masih beres-beres, tapi sekarang udah lumayan rapi.
Disini signal centrinxl jelek banget jadi susah nyambung ke Internet. Payah banget nih jadi lama gak nulis blog ini. Sekarang rumahku deket pantai balangan, pantainya bagusss banget and masih bersih lebih bagus dari Kuta lagi.
Hmm disini lumayan panas kalo siang, tapi yang bagusnya kalo mandi airnya selalu hangat kayanya tempat penampungan ama pipa ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Baru aja pindah rumah, lumayan udah tiga minggu tinggal di rumah yang baru ini. Tadinya tinggal sama ortu di Ubud, sekarang di Balangan kalo yang belom tau deket daerah Jimbaran. Jadi masih beres-beres, tapi sekarang udah lumayan rapi.</p>
<p>Disini signal centrinxl jelek banget jadi susah nyambung ke Internet. Payah banget nih jadi lama gak nulis blog ini. Sekarang rumahku deket pantai balangan, pantainya bagusss banget and masih bersih lebih bagus dari Kuta lagi.</p>
<p>Hmm disini lumayan panas kalo siang, tapi yang bagusnya kalo mandi airnya selalu hangat kayanya tempat penampungan ama pipa air PDAMnya banyak kejemur. Jadi buat mandi si kecil aku gak perlu masak air, kecuali kalo lagi ujan. Rasanya enak banget tinggal dirumah sendiri. Bisa diatur semaunya.</p>
<p>Beberapa bulan terakhir ini, aku banyak baca-baca tentang nyari duit lewat blog, kayanya ada peluang, jadi aku mao ngajak ibu-ibu atau pembaca blog ini buat sama-sama belajar, Supaya kita bisa mendapat penghasilan tambahan.<br />
Banyak perempuan/Ibu yang jadi TKI dan berangkat Ke luar negeri untuk cari uang yang lebih banyak, tapi mungkin kita sudah sering dengar banyak yang disiksa oleh majikan tapi status hukum majikannya gak jelas.<br />
Kemaren saya nonton di Metro TV bahwa pendapatan devisa dari TKI itu merupakan kedua terbesar setelah sektor Migas, yang tercatat tahun lalu yaitu sekitar 2 Milyar Dollar.<br />
Banyak banget kan, itu yang tercatat lewat bank atau instansi keuangan, jadi kemungkinan aslinya bisa dua bahkan 3 kali lipatnya, karena kadang TKI itu bawa pulang uang hasil kerjanya secara langsung dibawa dikantongnya.</p>
<p>Nah kalo pendapatan devisa lewat blogger brapa ya?, Gak tau dah, tapi aku kira lumayan banyak juga neh.<br />
Asyik kan bisa dapet penghasilan tambahan tanpa perlu ninggalin si kecil di rumah. Lagian juga perusahaan-perusahaan di Indonesia lumayan diskriminatif, kalo perempuan yang udah nikah ato bahkan punya anak bakalan sulit diterima kerja.</p>
<p>besok saya akan bagikan buku tentang adsense yang dibeli suami saya beberapa waktu yang lalu di internet, jadi bagi yang belom punya bisa download diblog ini nanti.</p>
<img src="http://www.ayahbunda.net/?ak_action=api_record_view&id=57&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ayahbunda.net/pindah-rumah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Wortel, Telur dan Kopi</title>
		<link>http://www.ayahbunda.net/wortel-telur-dan-kopi/</link>
		<comments>http://www.ayahbunda.net/wortel-telur-dan-kopi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Aug 2008 14:43:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>laksmi</dc:creator>
				<category><![CDATA[My life]]></category>
		<category><![CDATA[renungan]]></category>
		<category><![CDATA[secangkir kopi]]></category>
		<category><![CDATA[telur]]></category>
		<category><![CDATA[wortel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ayahbunda.net/?p=39</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah wortel, sebutir telur dan secangkir kopi ….. anda mungkin tidak akan melihat secangkir kopi dengan cara yang sama lagi.
Seorang wanita datang ke ibunya dan menceritakan tentang hidupnya dan betapa berat bebannya. Ia tidak tahu bagaimana bisa melewati ini semua dan ia mau menyerah, ia sudah lelah berjuang menghadapi kesulitan hidupnya. Sepertinya masalah satu selesai dan yang lain muncul lagi.
Ibunya kemudian mengajaknya ke dapur lalu mengisi
tiga buah panci dengan air dan ditaruh di atas kompor.
Tidak lama kemudian air mendidih,
dipanci pertama ia menaruh wortel,
telur di panic kedua dan
yang terakhir biji kopi.
Ibu ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebuah wortel, sebutir telur dan secangkir kopi ….. anda mungkin tidak akan melihat secangkir kopi dengan cara yang sama lagi.</p>
<p>Seorang wanita datang ke ibunya dan menceritakan tentang hidupnya dan betapa berat bebannya. Ia tidak tahu bagaimana bisa melewati ini semua dan ia mau menyerah, ia sudah lelah berjuang menghadapi kesulitan hidupnya. Sepertinya masalah satu selesai dan yang lain muncul lagi.</p>
<p>Ibunya kemudian mengajaknya ke dapur lalu mengisi<br />
tiga buah panci dengan air dan ditaruh di atas kompor.<br />
Tidak lama kemudian air mendidih,<br />
dipanci pertama ia menaruh wortel,<br />
telur di panic kedua dan<br />
yang terakhir biji kopi.<br />
Ibu itu membiarkannya selama beberapa saat tanpa bicara.</p>
<p>Setelah dua puluh menit ibu itu mematikan kompor dan mengeluarkan wortel, telur dan kopi masing-masing dalam sebuah mangkuk.<br />
Kemudian ia berpaling pada putrinya dan bertanya “ apa yang kamu lihat?”<br />
“wortel, telur dan kopi” kata putrinya.</p>
<p>Lalu si ibu mengajaknya mendekat dan meminta untuk merasakan wortel. Dia menyentuh dan mengatakan bahwa wortel tersebut sudah lunak. Si ibu menyuruh mengambil telur dan memecahkannya. Setelah mengupas kulitnya dia mengatakan telurnya menjadi lebih keras/padat. Terakhir ibunya meminta putrinya meminum kopi. Putrinya tersenyum karena dia bisa merasakan enaknya dan aroma kopi yang harum. Lalu ia bertanya”apa artinya semua ini bu?”</p>
<p>Ibunya menjelaskan bahwa masing-masing benda tersebut menghadapi “kesulitan” yang sama yaitu air mendidih.<br />
Masing-masing menunjukkan reaksi yang berbeda. Wortel yang kelihatannya kuat dan keras setelah  dimasukkan air mendidih menjadi lunak dan lemah.<br />
Telur yang tadinya mudah pecah, yang kulitnya berfungsi untuk melindungi cairan didalamnya menjadi keras / padat setelah dimasukkan ke dalam air mendidih.<br />
Biji kopi adalah yang unik setelah dimasukkan ke dalam air mendidih ia merubah air tersebut.</p>
<p>“Kamu seperti apa?” ibu itu bertanya kepada putrinya, ketika kesukaran datang bagaimana kamu meresponnya? Seperti wortel, telur atau biji kopi?<br />
Coba renungkan ini: Aku seperti apa? Apakah aku seperti wortel yang kelihatannya kuat tapi dengan sakit dan kesulitan aku menjadi lemah dan kehilangan kekuatan?</p>
<p>Apakah aku seperti telur Yang awalnya dengan hati yang penurut tetapi berubah oleh panas? Apakah aku mempunyai semangat yang mengalir tapi setelah ada kematian, kehancuran, kesulitan finansial atau cobaan lain lalu menjadi keras dan kaku? Apakah kulitku kelihatan sama, tetapi didalamnya adalah keras dan menyedihkan, tanpa semangat dan keras hati?</p>
<p>Atau saya seperti biji kopi? Kopi sungguh merubah air panas, suatu keadaan yang membuat sakit. Waktu air menjadi panas, lalu kopi mengeluarkan rasa dan aroma yang harum. Jika kamu seperti biji kopi, ketika masalah menjadi sangat buruk, kamu menjadi lebih baik dan merubah situasi disekitarmu. Pada saat tergelap dan terkelam kamu mampu mengangkat dirimu sendiri lebih tinggi.<br />
Bagaimana kamu menghadapi kesukaran? kamu wortel, telur atau kopi?</p>
<p>Semoga kamu memiliki cukup kebahagiaan sehingga kamu menjadi baik, cukup penderitaan untuk membuat kamu kuat, cukup kesedihan untuk membuat kamu menjadi manusia biasa dan cukup harapan untuk membuat kamu senang.</p>
<blockquote><p>Orang yang paling bahagia tidak selalu punya segalanya yang terbaik.<br />
Mereka hanya melakukan segalanya sesuai dengan cara mereka.<br />
Masa depan yang cemerlang akan selalu didasari oleh masa lalu, kamu tidak bisa terus maju sebelum anda melupakan kesalahan-kesalahan dan sakit hati di masa lalu.</p></blockquote>
<p>Waktu kamu lahir, kamu menangis dan orang-orang disekeliling kamu tersenyum.</p>
<p>Jalanilah hidupmu, sampai pada akhirnya hanya kamu seorang yang tersenyum dan orang disekeliling anda menangis.</p>
<p>Anda mungkin ingin berbagi pesan ini pada orang-orang yang berarti dalam hidup anda (saya sudah melakukannya);<br />
kepada seseorang yang sudah menyentuh hidup anda dalam satu atau lain hal;<br />
pada mereka yang telah membuat anda tersenyum ketika anda benar-benar membutuhkannya.<br />
pada mereka yang membuat anda melihat sisi terang dari satu hal ketika anda sedang ada masalah.<br />
Pada sahabat yang anda hargai<br />
Pada mereka yang sangat berarti dalam hidup anda.</p>
<p>Kalau anda tidak berbagi pesan ini, anda telah melewatkan suatu kesempatan untuk membuat hari seseorang menjadi lebih baik.</p>
<p><strong>Semoga kita semua bisa menjadi  KOPI!!!!</strong></p>
<img src="http://www.ayahbunda.net/?ak_action=api_record_view&id=39&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ayahbunda.net/wortel-telur-dan-kopi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
